<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748</id><updated>2011-10-02T21:22:53.576-07:00</updated><category term='metafisika'/><category term='bussiness'/><category term='Gontor'/><category term='kesehatan'/><category term='Friendship'/><category term='family'/><category term='IT'/><category term='investment'/><category term='Agama'/><category term='politic'/><category term='biography'/><category term='work'/><category term='travelling'/><category term='hikmah'/><title type='text'>Share the love &amp; peace!</title><subtitle type='html'>Try to change the world</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>29</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-885347171625521141</id><published>2011-10-02T21:21:00.000-07:00</published><updated>2011-10-02T21:22:53.596-07:00</updated><title type='text'>Soal Latihan Pengenalan Komputer</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Apakah definisi dari komputer?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebutkan manfaat-manfaatnya dalam kehidupan kita sehari-hari!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimanakah cara menyalakan dan mematikan komputer?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebutkan dampak-dampak yang terjadi apabila kita mematikan komputer dengan prosedur yang salah!&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Jawaban dikirim ke email hensba@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling lambat 3 hari yang akan datang&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-885347171625521141?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/885347171625521141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=885347171625521141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/885347171625521141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/885347171625521141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2011/10/soal-latihan-pengenalan-komputer.html' title='Soal Latihan Pengenalan Komputer'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-3215404586806182461</id><published>2010-11-26T21:34:00.000-08:00</published><updated>2011-01-28T18:58:27.180-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biography'/><title type='text'>Memoriku.... Langkahku....</title><content type='html'>Wuih.... Sudah Desember lagi, bersiap-siap meninggal 2010. Padahal saya berharap 2010 tidak berlalu dengan cepat, agar tugas-tugas sesuai dengan tenggat. Namun, apa daya... Bumi serasa semakin memampat, berotasi dengan cepat... Ya sudahlah....!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngeblog lagi. Yach... cukup lama saya tinggalkan blog ini dalam kesunyian, 1 tahun lebih! Mungkin hanya google bot dan beberapa orang kesasar yang tidak sengaja mampir di blog ini, maklum ga pernah diupdate. Beberapa teman bahkan mungkin sudah menghapus link blogku dari daftar blogwalking nya. Ya sudahlah....!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode 2009 - 2010 memang penuh dengan kenangan yang tidak mungkin saya share semuanya di sini, cukup diriku dan beberapa orang terdekat yang tahu. Intrik hati, intrik keluarga, intrik keuangan dan intrik pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;September tahun lalu, saya terpaksa harus berpisah jarak dengan keluarga. Jarak yang sangat jauh, meskipun komunikasi selalu intens. Kelahiran anak keduaku pun juga terpaksa tanpa didampinya ayahnya. Bukan karena "mau enaknya tapi ga mau anaknya" namun keadaan lah yang telah memaksa... ya sudahlah....!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-3215404586806182461?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/3215404586806182461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=3215404586806182461' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3215404586806182461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3215404586806182461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2010/11/hari-ini.html' title='Memoriku.... Langkahku....'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-5310909191236906517</id><published>2009-05-29T01:03:00.000-07:00</published><updated>2011-01-28T19:13:07.659-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama'/><title type='text'>Mencoba meluruskan fatwa haram Facebook</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/TUOFVSUw2QI/AAAAAAAAAZA/LBaszMrpl6w/s1600/fb.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 211px; height: 162px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/TUOFVSUw2QI/AAAAAAAAAZA/LBaszMrpl6w/s320/fb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5567440165102737666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti yang dirilis &lt;a href="http://www.jawapos.com/halaman/index.php?act=detail&amp;amp;nid=70754"&gt;Jawa Post&lt;/a&gt;, Bahtsul Masail XI Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-aat Lirboyo, Kediri, 20-21 Mei lalu menghasilkan keputusan yang sangat mencengangkan banyak pihak. Facebook yang kini menjadi primadona para netter dinyatakan haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan kontroversial ini akhirnya menuai protes dari para kalangan facebookers, bloggers dan para pakat IT. Komentar miring mengenai kredibilitas para ulama di Indonesia mulai dipertanyakan. Hingga pengecapan agama sebagai penghambat kemajuan tehnologi pun sempat digulirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun banyak para blogger telah mengulas kasus ini sesuai dengan versi mereka masing-masing, di blog ini saya akan mencoba mengambil jalan tengah (meluruskan) sisi kontroversinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalaulah istilah Facebook banyak orang yang telah tahu, namun belum tentu dengan istilah Bahtsul masail. &lt;a href="http://www.gp-ansor.org/maklumat/sistem-pengambilan-hukum-islam-dalam-bahtsul-masail.html"&gt;Bahtsul masail&lt;/a&gt; berasal dari Bahasa Arab yang berarti membahas masalah-masalah. Bahtsul Masail merupakan sebuah kegiatan rutin di organisasi massa Nahdlatul Ulama’ (NU) dan pesantren-pesantren salaf, diadakan skala kecil antar para santri dalam jenjang kelas tertentu maupun diadakan besar-besaran; antar pesantren dalam kawasan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahtsul masail biasanya merespon hal-hal baru dalam masyarakat yang belum termaktub hukumnya dalam Al-Qur’an dan Hadits, dengan mengacu pada kitab-kitab klasik (orang banyak menyebutnya sebagai kitab kuning).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, penentuan hukum haram Facebook bukanlah suatu fatwa yang dikeluarkan oleh MUI sebagai Majelis Ulama’ yang lebih tinggi namun dikeluarkan oleh sebuah forum yang bernama Forum Musyawarah Pondok Pesantren (salaf) Putri (FMP3) Se-Jawa Timur yang mengadakan diskusi hukum dalam sebuah kegiatan yang bernama Bahtsul Masail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan hukum yang telah diambil oleh FMP3 mempunyai &lt;span style="font-style: italic;"&gt;‘illah&lt;/span&gt; (keterangan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;embel-embel&lt;/span&gt;), yang seperti dirilis &lt;a href="http://news.okezone.com/read/2009/05/22/1/222321/bahtsul-masail-facebook-dianjurkan-untuk-perjodohan"&gt;okezone.com&lt;/a&gt;, jika dipergunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan syariat Agama semisal pornografi, menggunjing, menyebarkan kebohongan, menipu dan lain sebagainya. Jadi kalau Facebook digunakan untuk hal-hal yang baik syah-syah saja bahkan malah dianjurkan karena dapat digunakan untuk kegiatan silaturrahmi, menyambung tali persaudaraan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya pencantuman kalimat “jejaring sosial seperti Facebook dan Friendster” itulah yang memicu reaksi. Keadaannya akan berbeda jika redaksinya dirubah menjadi “haram hukumnya melakukan kemaksyiatan di dunia maya”. Saya kira kalimat yang saya buat lebih tepat karena bersifat global dan tidak menyinggung sebuah institusi, lembaga atau komunitas. Iya tho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;‘illah&lt;/span&gt; selanjutnya adalah jika digunakan untuk pendekatan lawan jenis. Mana yang lebih Islami hayyo??? Pendekatan lawan jenis dengan chatting atau keluyuran bareng tiap malam Minggu?? At least, ga’ ada yang sampe' hamil di luar nikah gara-gara chatting ama lawan jenisnya khan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekhnologi selalu hadir dengan dua sisi mata uang yang berbeda. Semuanya tergantung pada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The man behind the gun&lt;/span&gt;. Betul tidak (dibaca dengan nada gaya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Aa Gym&lt;/span&gt;)??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-5310909191236906517?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/5310909191236906517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=5310909191236906517' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/5310909191236906517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/5310909191236906517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/mencoba-meluruskan-fatwa-haram-facebook.html' title='Mencoba meluruskan fatwa haram Facebook'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/TUOFVSUw2QI/AAAAAAAAAZA/LBaszMrpl6w/s72-c/fb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-7184264368438678521</id><published>2009-05-28T01:32:00.000-07:00</published><updated>2011-01-28T19:23:42.997-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politic'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biography'/><title type='text'>Just another May his-story</title><content type='html'>&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/TUOH5ccABSI/AAAAAAAAAZI/jxKKbDKItAI/s1600/mayday2003.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 242px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/TUOH5ccABSI/AAAAAAAAAZI/jxKKbDKItAI/s320/mayday2003.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5567442985315992866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;01 Mei 2009&lt;/span&gt;: peringatan hari buruh. Hari yang dikenal dengan sebutan May-Day ini biasanya diperingati para kaum buruh dengan demonstrasi besar-besaran menuntut hak dan kesejahteraan mereka; seputar penghapusan system kerja kontrak dan outsourcing, peningkatan UMR dan lain-lain . Tahun ini, May-day di Indonesia tidak terlalu menjadi sorotan media seperti tahun lalu. Media sedang sibuk mengupas konstalasi politik pasca Pemilu Legislatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;04 Mei 2009&lt;/span&gt;: Ketua Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar resmi dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Direktur PT. Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen. Kasus ini membelalakkan banyak kalangan, dikarenakan Antasari Azhar selama ini mempunyai reputasi bagus dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Motif pembunuhan masih simpang siur antara skandal perselingkuhan Antasari Azhar dengan Rani Juliani, istri ketiga Nasrudin yang juga caddy golf di Modernland Golf, Tangerang atau dugaan kasus korupsi di PT RNI (Rajawali Nusantara Indonesia), induk perusahaan PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), di mana Nasrudin menjabat sebagai direktur utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11 Mei 2009&lt;/span&gt;: test pack kehamilan istriku menyatakan positif, sujud syukur namun perlu dipastikan dengan USG dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16 Mei 2009&lt;/span&gt;: Tiga pasangan capres dan cawapres pemilu 2009 resmi mendaftar di KPU. Mereka adalah SBY - Boediono, Jusuf Kalla - Wiranto dan Megawati - Prabowo. Siapapun yang menang nanti, harapan kita semua, mereka  dapat lebih mensejahterakan bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;19 Mei 2009&lt;/span&gt;: Pertama kalinya dalam hidupku ditilang polisi, uang Rp. 17.000 pun melayang :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20 Mei 2009&lt;/span&gt;: Hari Kebangkitan Nasional, diperingati dengan jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI AU di desa Geplak Magetan Jawa Timur yang menewaskan 102 orang. Dana alokasi Negara untuk alutsista kembali menjadi sorotan. Di tempat lain, Presiden SBY meresmikan peluncuran perdana Televisi Digital yang diprakarsai oleh SCTV.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;21 Mei 2009&lt;/span&gt;: Bhatsul Masail XI Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri Se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi-Aat Lirboyo, Kediri mengharamkan Facebook. Keputusan ini sontak mendapatkan kecaman dan protes dari para facebooker, blogger dan para pakar IT. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Aya’ aya’ wae&lt;/span&gt;!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-7184264368438678521?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/7184264368438678521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=7184264368438678521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7184264368438678521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7184264368438678521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/just-another-may-his-story.html' title='Just another May his-story'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/TUOH5ccABSI/AAAAAAAAAZI/jxKKbDKItAI/s72-c/mayday2003.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-486364102270061857</id><published>2009-05-22T04:00:00.001-07:00</published><updated>2009-05-22T04:03:51.346-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>Banyak polisi baik di negeri ini</title><content type='html'>Hari Selasa kemaren istriku minta diantarkan ke daerah Sisingamangaraja, katanya ada orderan barang bisnisnya dari Hotel UKM. Saya janjikan jam 16.00 WIB, karena ada beberapa pekerjaan kantor yang harus saya selesaikan hari itu juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu, seperti biasanya di jalanan kota besar, arus kendaraan sangat padat sekali. Maklum jam pulang kerja, ditambah lagi dengan banyak angkot yang berhenti sembarangan dan betor (becak motor) yang kadang-kadang nylonong begitu saja membuat kita harus ekstra hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali saya datang ke Medan, saya sempat shok dengan keadaan lalu lintas di kota terbesar nomor tiga di Indonesia ini. Terutama di jalan-jalan pinggiran kota yang jarang ada polisinya. Lampu merah dan kuning sama saja dengan hijau, semuanya tidak mau mengalah. Marka jalan seakan hanya hiasan jalanan kota saja. Mendahului dari jalur kanan dan kiri sama saja, paling-paling kalau nyrempet spion sedikit tinggal teriak "mata kau!". Namun setelah setahun, saya terbiasa dengan keadaan jalanan semacam ini bahkan saya menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pada harus melewati jalan Maulana Lubis yang kemungkinan besar akan macet di depan Grand Palladium dan seputar lapangan Merdeka, saya putuskan untuk mengambil jalur alternatif melewati Gaharu. Kugeber motor butut keluaran tahun 2005 milikku melewati jalan pinggiran kota yang agak kurang mulus. Di perempatan Perintis kemerdekaan ternyata jalur dialihkan oleh Dishub dengan tali rafia yang disilangkan di tengah jalan. Waduh, saya harus memutar sedikit untuk bisa lanjut ke Jl. Jawa. Jl. Jawa memang agak lengang saat itu, tanpa rasa curiga langsung saya tancap gas. "Alah mak, mati aku!" ternyata ada razia kendaraan di  situ. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berusaha untuk tetap tenang, saya parkirkan sepeda motorku d belakang mobil patroli agak tersembunyi dari penglihatan polisi-polisi lain.&lt;br /&gt;"Selamat sore pak" sapa seorang polisi yang saya tidak terlalu memperhatikan namanya.&lt;br /&gt;"Sore pak" sahutku sambil memutar otak mencari alasan untuk menutupi kesalahanku.&lt;br /&gt;"Bisa lihat surat-surat kendaraannya" sambungnya sesuai dengan SOP kepolisian saat razia kendaraan.&lt;br /&gt;"Mi, STNKnya" pintaku ke istri sambil pura-pura mencari SIM di dompetku.&lt;br /&gt;"Aduh pak, mohon maaf SIM saya ketinggalan di rumah. Kemaren ada di sini, tapi si kecil ini yang biasa bongkar-bongkar dompet saya"&lt;br /&gt;"Bapak ini bagaimana, SIM kok bisa ketinggalan. Ini razia besar-besaran lho pak" komentarnya sambil mengamati STNK motorku.&lt;br /&gt;"Ini juga STNKnya mati, sudah sebulan yang lalu belum dibayar pajaknya. Ada KTP?"&lt;br /&gt;"Iya pak, kemaren saya sudah titip orang untuk ngurusin.. katanya sebulan baru siap" elakku sambil menyerahkan KTP&lt;br /&gt;"Apa sebulan! Dua hari aja udah siap koq. Bahkan kalau diurus sendiri, satu hari saja bisa siap" suaranya sudah agak mereda.&lt;br /&gt;"Ini harus ditilang" lanjutnya.&lt;br /&gt;"Mohon bantuannya lah pak!! Saya harus ketemu orang sebelum jam 17.00 sore ini" pintaku dengan sedikit agak mendekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh! di dompetku hanya ada uang 2.000 perak. Aku minta tambahan dari istri, dia memberi lembaran 5.000 an tiga. Saya lipat-lipat dan saya salam tempelkan ke polisi baik itu. Motor bututku pun kembali membelah Jl. Jawa menuju ke Jl. Cirebon dan akhirnya sampai di Jl. Sisingamangaraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan yang lalu, sempat terfikirkan di benakku untuk mengurus kembali SIMku yang hilang sekaligus memperpanjang pajak motorku. Namun, masih terjadi perdebatan sengit antara malaikat dan iblis di otakku. "Alaahh, ngapain diurus! Buktinya selama empat tahun "blusak-blusuk" kota Medan ga' pernah kena razia" bisik si Iblis "lagian kalo dibayar pajaknya, paling-paling juga dimakan orang itu, mendingan kasih aja polisi lalu lintas yang sedang razia, kasihan mereka! Kemungkinan keluarga mereka lebih membutuhkan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulangnya, saya mampir ke Plaza Medan fair. Nyari kaos di Matahari sekaligus antarkan Istri beli Sunlight di Carrefour dan si kecil Kaysa ke Timezone. Di lantai 3 ternyata akan segera dibuka kantor perwakilan SAMSAT untuk Kotamadya Medan dan sebagian Deli Serdang. "Wah, cocok nikh… ntar kalo dah buka mo kuurus surat-surat motorku" niatku dalam hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-486364102270061857?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/486364102270061857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=486364102270061857' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/486364102270061857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/486364102270061857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/banyak-polisi-baik-di-negeri-ini.html' title='Banyak polisi baik di negeri ini'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-7482576236397328455</id><published>2009-05-17T07:54:00.001-07:00</published><updated>2009-05-17T22:23:56.441-07:00</updated><title type='text'>SBY Berbudi, JK-Win dan Mega-Pro</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShDw17rNzXI/AAAAAAAAAT0/XKAupIazJh0/s1600-h/capres+2009.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 149px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShDw17rNzXI/AAAAAAAAAT0/XKAupIazJh0/s200/capres+2009.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337030367776722290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mengamati perkembangan politik Indonesia akhir-akhir ini memang mengasyikkan. Selalu ada teka-teki dan gerakan-gerakan tak terduga dari para elit politik negeri ini. Tak ayal, jadwal menonton film kartun anakku dan infotainment istriku harus terkalahkan dengan berita-berita pemilu di &lt;a href="http://www.tvone.co.id/"&gt;TV-One&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.metrotvnews.com/"&gt;Metro TV&lt;/a&gt;. Kedua televisi berita ini memang sedang bersaing untuk menyajikan yang terbaik, bagi saya ini merupakan sebuah keuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi Capres dan Cawapres disusul dengan pendaftarannya di &lt;a href="http://www.kpu.go.id/"&gt;KPU&lt;/a&gt; kemaren menjawab sudah pertanyaan banyak kalangan tentang arah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;koalisi&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;komunikasi politik&lt;/span&gt; antar partai selama ini. Pasangan Jusuf Kalla dan Wiranto lah yang paling cepat mengambil langkah sementara &lt;a href="http://sbypresidenku.com/"&gt;SBY&lt;/a&gt; masih sibuk "istiharah" mencari cawapres yang &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;se –chemistry&lt;/span&gt; dengan dirinya dan Megawati "rebutan" dengan Prabowo untuk siapa yang jadi capres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala kelebihan dan kekurangan, masing-masing capres dan cawapres di atas saya kira semuanya mempunyai &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;integritas&lt;/span&gt; yang tinggi. Munculnya dukungan dan cercaan baik di dunia nyata atau alam maya merupakan sebuah pro dan kontra wajar dalam dunia politik. Hal tersebut malah bisa dijadikan referensi pilihan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, ketika &lt;a href="http://pk-sejahtera.org/"&gt;PKS&lt;/a&gt; hendak hengkang dari koalisi &lt;a href="http://www.demokrat.or.id/"&gt;Demokrat&lt;/a&gt;, saya sempat berfikir hendak&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 0);"&gt; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;golput&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Namun setelah menyaksikan deklarasi pasangan SBY Bebudi saya mulai berfikir ulang untuk menggunakan hak pilih saya. Pemilu tahun 2004 saya telah golput masak tahun ini juga. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LANJUTKAN!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-7482576236397328455?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/7482576236397328455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=7482576236397328455' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7482576236397328455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7482576236397328455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/sby-berbudi-jk-win-dan-mega-pro.html' title='SBY Berbudi, JK-Win dan Mega-Pro'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShDw17rNzXI/AAAAAAAAAT0/XKAupIazJh0/s72-c/capres+2009.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-7866493391210473090</id><published>2009-05-15T19:39:00.000-07:00</published><updated>2009-05-17T23:11:34.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><title type='text'>Jejak Mas Jawa di Tanah Deli</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sg4ppzdUjMI/AAAAAAAAATk/QF8-jeA-YII/s1600-h/Pujakusuma.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 141px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sg4ppzdUjMI/AAAAAAAAATk/QF8-jeA-YII/s200/Pujakusuma.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336248406645181634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kehadiran masyarakat Jawa di pulau Sumatera merupakan sebuah sejarah panjang. Berawal pada tahun 1863, Kapal Josephine yang membawa orang-orang Belanda yang bekerja di perkebunan tembakau dari Jawa Timur, salah satunya Jacobus Nienhuijs, dari Firma Van Den Arend Surabaya mendarat di Kesultanan Deli. Oleh Sultan Deli, ia diberi tanah 4.000 bau untuk kebun tembakau, dan mendapat konsesi 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal dimulainya, perkebunan tembakau ini menunjukkan kemajuan dan perkembangan yang sangat pesat. Tanaman tembakau di tanah Deli yang dirintis oleh Jacobus Niensuys terbukti menghasilkan produk yang sangat menguntungkan di pasar perdagangan Eropa. Hal ini menjadikan Deli sebagai daerah penghasil termasyhur di dunia kawasan produksi daun pembungkus cerutu. Keberhasilan ini membuat Jacobus melebarkan usahanya dan berekspansi ke komoditas lain, seperti karet, kopi dan lada maupun pala dan bahkan kelapa sawit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak dari pada pembukaan perkebunan tersebut adalah meningkatnya dan dibutuhkannya tenaga kerja yang luar biasa banyak. Diawal perintisannya, Nienhuys mencoba menarik kuli dari Singapura, Swatow maupun India Selatan (keturunan India juga banyak di Medan, mereka sering di sebut sebagai orang keling). Sementara dari dalam negeri, diutamakan dari Bagelans, Semarang dan Surabaya. Anthony Reid (1987:81) mencatat bahwa perkebunan-perkebunan kopi yang dibuka pada tahun-tahun 1890-an, dan perkebunan-perkebunan karet, teh, kelapa sawit yang berkembang cepat sesudah tahun 1900, bergantung sepenuhnya pada pekerja-pekerja Jawa, demikian juga dengan perkebunan-perkebunan Belanda di Suriname.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan kehidupan Buruh di Perkebunan Deli tidaklah secerah reputasi Tembakau Deli di pasaran Eropa. Kehidupan para buruh kebun ini sangat memprihatinkan. Kemelaratan kuli yang bekerja dalam perkebunan ini merupakan bagian dari kekejaman sistem Poenale sanctie yang diterapkan kepada kuli kontrak tersebut. kehidupan yang serba melarat itu diakibatkan oleh tiga hal yakni: i) tingkat upah yang rendah, ii) fasilitas perumahan dan kesehatan yang minim dan iii) ketergantungan kepada kontrak. “Dulu, para buruh kontrak ditempatkan dalam sebuah barak yang terbuat dari tepas” kata P. Wagimin (72 th), tetanggaku, mengulangi cerita almarhum ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepedihan inilah yang hingga pada saat ini membuat semua keturunan Jawa yang ada di Sumatera Utara, merasa seperti saudara karena merasa“&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tunggal sak kapal&lt;/span&gt;” Saat ini generasi Jawa yang ada di Sumatera sangat berkembang pesat populasinya seiring juga dengan perkembangan kualitasnya, dimulai dari karyawan perkebunan hingga pejabat penting di pemerintahan, dari politisi sampai pengusaha sukses. Diramaikan lagi dengan para orang Jawa perantauan, sepertiku :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script&gt;function fbs_click() {u=location.href;t=document.title;window.open('http://www.facebook.com/sharer.php?u='+encodeURIComponent(u)+'&amp;t='+encodeURIComponent(t),'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');return false;}&lt;/script&gt;&lt;style&gt; html .fb_share_button { display: -moz-inline-block; display:inline-block; padding:1px 20px 0 5px; height:15px; border:1px solid #d8dfea; background:url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif?8:26981) no-repeat top right; } html .fb_share_button:hover { color:#fff; border-color:#295582; background:#3b5998 url(http://b.static.ak.fbcdn.net/images/share/facebook_share_icon.gif?8:26981) no-repeat top right; text-decoration:none; } &lt;/style&gt; &lt;a href="http://www.facebook.com/share.php?u=%3Curl%3E" class="fb_share_button" onclick="return fbs_click()" target="_blank" style="text-decoration: none;"&gt;Share&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-7866493391210473090?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/7866493391210473090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=7866493391210473090' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7866493391210473090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7866493391210473090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/jejak-mas-jawa-di-tanah-deli.html' title='Jejak Mas Jawa di Tanah Deli'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sg4ppzdUjMI/AAAAAAAAATk/QF8-jeA-YII/s72-c/Pujakusuma.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-2785100648320602504</id><published>2009-05-12T05:20:00.001-07:00</published><updated>2009-05-14T07:34:38.772-07:00</updated><title type='text'>Welcome back</title><content type='html'>Akhirnya aku putuskan untuk kembali lagi ke blog ini. Blog yang aku buat dg free domain di www.hensba.co.cc kena hantam virus dan spam. Buat teman-temen yang me-link ke blog tersebut supaya diganti ke blog ini lagi, ngrepotin hehehehe....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-2785100648320602504?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/2785100648320602504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=2785100648320602504' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2785100648320602504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2785100648320602504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/well-come-back.html' title='Welcome back'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-646425656715100004</id><published>2009-04-12T21:37:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T22:21:32.318-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biography'/><title type='text'>Lampah sejarahku</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Prolog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz7Vd73s4I/AAAAAAAAATA/7cbvS774fYs/s1600-h/hendri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 147px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz7Vd73s4I/AAAAAAAAATA/7cbvS774fYs/s200/hendri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335916004758762370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nyiur melambai, menghempaskan semilir angin ke wajahnya yang mulai memerah. Hendri tetap duduk terpaku di atas pecahan batu besar di puncak bukit, memandangi hamparan sawah yang menguning dan pedesaan yang damai. Hampir satu jam ia duduk di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hmmmmmmmm”, ia menghela nafas dalam-dalam. “Sudah lima belas tahun aku meninggalkan kampung ini” katanya dalam hati. “Gila!, sudah separuh hidupku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langon, sebuah dusun kecil di kaki bukit Kuntul, 24 KM arah selatan kota Jember, Jawa Timur. Tidak ada yang istimewa dari dusun agraria ini, kecuali nilai religiusitas warganya yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teritorial, dusun Langon dibagi menjadi beberapa bagian; Langon Lor, Langon Tengah, Langon Kidul, Langon Andongsari, Kidul Gunung dan Lor Gunung. Dulu, masing-masing teritorial mempunyai sebuah pondok pesantren atau lembaga pendidikan Diniyah. Kami sering mengadakan perlombaan-perlombaan setiap akhir tahun ajaran (menjelang Ramadhan). “Sekarang tinggal Langon Tengah aza Hen yang masih bertahan” kata Mujilun, sahabat karibnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus globalisasi memang telah merubah segalanya. Beberapa pemuda yang pulang dari bekerja di perantauan membawa virus hedonisme, menjauhkan generasi Langon dari gothaan dan dampar (bilik pesantren dan meja pendek untuk mengaji)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resistensi Langon Tengah terhadap perubahan negative ini tidak lain karena peran serta para alumnus beberapa pesantren salafiyah di Jawa Timur. Sejak dulu, warga Langon Tengahlah yang paling banyak mengirim anaknya ke pesantren-pesantren. Termasuk Hendri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dusun inilah Hendri dilahirkan, 30 tahun yang lalu, tepatnya pada hari Minggu, 15 Juli 1979 dari pasangan Bapak Amin Thahari dan Ibu Riyati di sebuah keluarga kecil, jauh dari kemewahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama lengkapnya Hendri Bahrul Alam. Jangan tanya sang ibu kenapa beliau memberikan nama ini, beliau hanya ingin melihat anaknya kelak menjadi seperti teman sekolahnya dulu, yang bernama Bahrul Alam. “Ia pandai dan penurut” kata beliau, suatu saat ketika ia bertanya tentang filosofis namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Hendri Kecil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendri balita tumbuh dengan sangat nakalnya. Kata beberapa tetangga, ia sering mengejar-ngejar ibunya dengan membawa pentungan dari palang pintu rumah. Ia takkan berhenti kecuali kalau sang ibu tergeletak di atas lantai, pura-pura meninggal. Masya Allah. Namun kenakalan itu mulai hilang, setelah menginjak usia 7 tahun, ia memiliki adik, Winda Nuroini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendri kecil tumbuh bersama kepedihan masyarakat pedesaan. Membantu menanam tembakau, mencari kayu bakar, berjualan kue dan layang-layang, ngasak; memungut sisa-sisa panen kedelai dan kacang tanah untuk sekedar membeli sepatu dan buku sekolah. Kehidupan benar-benar telah menempanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara teman-teman sepermainannya, Hendri merupakan sosok aktifis permainan, segala macam permainan yang lagi musim di Langon, ia pasti berada disitu. Meskipun ia tidak pernah menjadi ketua kelompok, namun ia selalu menjadi rujukan dalam hal pelajaran sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menamatkan pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyyah Ma’arif (MIMA) X AL-HIKAM Langon dengan prestasi yang menggembirakan pada tahun 1991, ia meneruskan pendidikannya di Madrasah Tsanawiyyah (Mts) Ma’arif Ambulu, sekaligus menjadi santri kalong di Pon-Pes Salafiyah Syafi’iyyah AL-HIKAM Langon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pagi, sepulang dari pesantren, ia berangkat ke sekolah formal milik NU ini dengan mengayuh sepeda BMX butut yang dibelikan bapaknya di pasar loak dekat alun-alun kecamatan. Di sekolah ini, ia mempelajari dasar-dasar ilmu pengetahuan umum dan agama, dan tak ketinggalan pelajaran tentang konsep dasar dari organisasi NU. Sore hari sebelum adzan Maghrib, ia berangkat ke pesantren dekat rumahnya, mempelajari dasar-dasar gramatikal bahasa Arab (Nahwu dan Sorf), ilmu tajwid, ilmu fiqh ‘ala madzhab Syafi’i dan beberapa “kitab kuning” tentunya. Di sini ia sempat menamatkan kitab wajib pesantren salaf Ta’limul muta’allim sebanyak 2 kali, kitab Nahwu Jurumiyyah dan setengah nadzoman ‘imrithi, sebelum ia melanjutkan studynya ke Gontor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkenalannya dengan Arif Rahman Hakim, teman dekatnya dari luar kampung, mulai membuka cakrawala pemikirannya keliarannya. Di tahun kedua sekolah menengah, ia kecanduan permainan video game “ding-dong”. Hampir setiap hari, sepulang sekolah, ia nongkrong di arena ketangkasan ini (lokasinya beberapa meter sebelah barat perempatan Ambulu, sekarang berubah menjadi Bank Mandiri). Bermodalkan uang saku sekolahnya yang hanya 200 perak, ia bermain “street Fighter”, Teenage Mutant Ninja Turtles”, dan beberapa game 2D lainnya. Namun hanya satu game yang pernah (hampir) berhasil ia tamatkan, (penulis lupa judulnya; pokoknya tentang kerajaan Camelot dengan tokoh Arthur, Lancelot dan Parcepal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecanduannya dengan video game berlanjut sampai kelas 3 SMP, bahkan sepulang EBTANAS (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional, sekarang berubah nama menjadi UN) ia sempatkan untuk mampir ke tempat itu. Untungnya, ia berhasil menamatkan jenjang SMP dengan nilai terbaik pada tahun 1994. Hendri memang selalu rangking satu semenjak sekolah dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepandaiannya dalam pelajaran, menarik simpati beberapa teman putrinya. Di akhir tahun kedua SMP, ia “ditembak” sang primadona sekolah. Namun sayang, Hendri tidak pandai bergaul. Umpan pun lari meninggalkan ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Ke Gontor apa yang kamu cari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-646425656715100004?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/646425656715100004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=646425656715100004' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/646425656715100004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/646425656715100004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/lampah-sejarahku.html' title='Lampah sejarahku'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz7Vd73s4I/AAAAAAAAATA/7cbvS774fYs/s72-c/hendri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-9221002159613864380</id><published>2009-03-27T21:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T22:17:03.748-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='work'/><title type='text'>Loyalitas</title><content type='html'>Di tempat kerjanya, Krusty Krab, Spongebob adalah tipe seorang karyawan teladan yang sangat loyal, berbanding terbalik dengan Squidward si penjaga kasir. Spongebob selalu berusaha agar ia dapat bekerja di Krusty Krab selamanya, bahkan di sebuah episode, ia rela tidak digaji oleh Tuan Crab asalkan dapat terus memanggang Krabby Patty. Bodoh memang, tapi loyalitasnya patut dijadikan bahan renungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;a href="http://gontor.ac.id/"&gt;Gontor&lt;/a&gt;, Loyalitas merupakan salah satu dari beberapa kriteria penilaian sikap yang dijadikan acuan untuk penentuan seorang santri mendapatkan amanat sebuah jabatan di organisasi dan tempat pengabdian. Kriteria penilaian tersebut terangkum dalam singkatan PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tanpa cacat). Semenjak tahun pertama, para santri telah dibina mental loyalitasnya (sense of belonging) terhadap asrama (rayon), club, gugus depan kepramukaan (POT), angkatan (marhalah) dengan persaingan-persaingan positif dalam perlombaan-perlombaan dan kepanitiaan-kepanitiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar Hogwart (meminjam istilah &lt;a href="http://pridityo.blogspot.com/"&gt;Himawan&lt;/a&gt; untuk “Gontor”), saat ini, mengamati begitu mudahnya caleg atau partisipan berpindah partai, para selebriti berganti-ganti pasangan, pemain bola mengeruk keuntungan saat berpindah klub atau karyawan yang dengan mudahnya meloncat dari satu perusahaan ke perusahaan lain, seakan menyadarkan kita betapa mungkin loyalitas bukan lagi konsep yang popular atau telah bermetamorfosis menjadi suatu konsep baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari, kita sudah terbiasa “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;zapping&lt;/span&gt;“, memainkan remote control untuk menukar program stasiun TV, berpindah-pindah merk barang untuk mencari sensasi baru -semoga tidak untuk pasangan :)-dan lain sebagainya, bukti bahwa kita memang tidak loyal. Bagaimana dengan di perusahaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah surat kabar nasional mengulas bahwa di era tahun 70-an, loyalitas tidak dipertanyakan. Kita lihat betapa karyawan bangga mengabdi dan mendedikasikan seumur hidupnya pada perusahaan (mewakili institusi, lembaga, partai dan lain-lain). Loyalitas seakan sudah termasuk dalam kontrak kerja dan paket kepegawaian. Namun, saat kemudian unsur SDM mulai dianggap sebagai barang “disposable“, seperti kertas tisu, dipakai saat diperlukan, kemudian dibuang setelah habis dimanfaatkan. Muncullah strategi pengembangan sumber daya manusia seperti downsizing, offshoring, outsourcing atau entah apa namanya semacam tehnik mengakali kontrak yang berakibat rasa tidak bersalahnya karyawan bila juga mengembangkan rasa tidak loyal pada perusahaan. Benarkah loyalitas sudah mati?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira, loyalitas tidak lagi harus pasif dan kaku; diukur dengan pengabdian diri seumur hidup di perusahaan atau institusi. Apakah kita yang telah meninggalkan “Kampung Damai” untuk terjun ke masyarakat dianggap tidak loyal terhadap ma’had? Tidak, loyalitas lebih bisa diukur dengan produktifitas kita pada masa bakti. Para karyawan professional menganggap dirinya sebagai free agent yang siap direkrut oleh perusahaan manapun. Mereka tidak bisa dikatagorikan sebagai karyawan yang tidak loyal, karena mereka bisa membuktikan produktivitasnya di masa baktinya pada perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loyalitas haruslah terjadi dari dua arah. Perusahaan yang hanya mementingkan pencarian laba (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;profit oriented&lt;/span&gt;), dengan mengesampingkan kebutuhan karyawan lambat laun akan ditinggalkan orang. Karyawan yang cermat, segera bisa merasa “dipecundangi”. Kita lihat bahwa loyalitas yang dibangun satu arah dan tanpa upaya menghadirkan ikatan, kehangatan atau rasa percaya dan dipercaya, sebetulnya malah menjadikan karyawanpun merasa sah-sah saja untuk berpindah ke lain hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kyai Syukri Zarkasyi, empat tahun yang lalu ketika beliau nyelonong mengunjungi tempat kerjaku, membisikkan nasihat-nasihat yang intinya “hati-hati bekerja sama orang”. Maklum kalau beliau mengatakan demikian. Banyak kasus di beberapa institusi pendidikan, anak-anak Gontor “ditendang” keluar setelah mereka membesarkan institusi tersebut. Keikhlasan dan loyalitas Gontorian seakan-akan hanya dimanfaatkan untuk tujuan tertentu. Gontorian seharusnya mempunyai profesionaltas di bidangnya dan “dijual mahal”. Tapi ingat, gaji bukanlah alat ukur, tapi loyalitas dua arah perlu jelas.&lt;/blockquote&gt;Dengan semakin pintarnya karyawan, perusahaan kelihatannya tidak mungkin lagi memanfaatkan keluguan mereka untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Ini adalah saat di mana transparansi justru bisa menjamin loyalitas. Bila timbul masalah dalam hubungan antara karyawan dan perusahaan, bukan berarti harus patah arang. Kita bisa mengembangkan rasa percaya bahwa masalah akan ditangani secara serius. Kita lihat loyalitas bukan musnah, tapi berubah bentuk menjadi lebih realistis. Masihkah anda loyal dengan perusahaan anda?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-9221002159613864380?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/9221002159613864380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=9221002159613864380' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/9221002159613864380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/9221002159613864380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/loyalitas.html' title='Loyalitas'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-679619962262963061</id><published>2009-03-15T21:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T22:10:54.152-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Antara Spongebob, Aku dan Anakku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz41L0HK9I/AAAAAAAAASw/4Y6OjnGlgrI/s1600-h/spongebob-300x200.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz41L0HK9I/AAAAAAAAASw/4Y6OjnGlgrI/s200/spongebob-300x200.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335913251115314130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Are you ready kids? Aya Captain!. I can’t hear you. Aya Captain! Uuuu…….. Who lives in the bottom of sea?&lt;/span&gt;” dengan mulutnya agak maju ke depan, anakku menjawab “uuuuuuuuuuuu… oobob eepen, oobob eepen”. Dengan antusiasnya dia duduk “anteng” di depan TV, menikmati “sarapan pagi” meskipun badan masih bau asem dan pesing. Dengan gayanya yang sok ngerti, dia ikutan ketawa ketika tanpa sengaja aku cekikian melihat polah tingkah konyol si Squarepant itu, “oalah le le, opo yo ngerti kowe iki“, aku geleng-geleng kepala. Dia tetap termanggu di depan TV, no respond, maklum, dia tidak paham bahasa nenek moyangnya. Dasar mas ucok, lahir di Jawa besar di Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pemandangan yang terjadi tiap pagi dan sore di rumahku. Suara “cempreng” Spongebob menyapa kami sekeluarga, terutama aku dan anakku. Acap kali membangunkanku dari “eding”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“Eding” asal kata dari adding yang artinya menambah. Istilah yang dipakai oleh Gontorian untuk menyebut tidur pagi yang dilakukan setelah menunaikan Sholat Subuh. Dalam peraturan, sebenarnya “eding” dilarang, namun dikarenakan padatnya kegiatan dan kebandelan, maka banyak para santri yang mencuri-curi waktu dan tempat untuk menambah porsi tidur mereka. “Naumatus subhi tuuritsul faqro“&lt;/blockquote&gt;Awalnya aku agak kesel, selain karena suara ketawa penghuni Bikini Bottom ini memekakkan telinga, jadwal menyimak berita pagiku juga terganggu. Tapi mau bagaimana lagi, si Kaysa seneng banget. Ia selalu nangis merengek-rengek jika channel TVnya diganti. Menu wajib harian ini akhirnya membuatku terbiasa juga, bahkan ikut menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;SpongeBob SquarePants adalah sebuah serial animasi yang paling populer di Nickelodeon. Pada awalnya serial kartun ini ditayangkan pada tahun 1999 di Amerika Serikat . Di Indonesia serial ini dipopulerkan oleh LaTiVi, (sekarang TVOne) kemudian hak tayang acara-acara yang diproduksi oleh Nickelodeon dibeli oleh Global TV. Kartun ini diciptakan oleh seorang ahli biologi laut dan animator Stephen Hillenburg dan lalu dirilis melalui perusahaannya United Plankton Pictures Inc. Serial ini settingnya berada di Samudra Pasifik di kota “Bikini Bottom” dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh utama Spongebob adalah sebuah spons laut berwarna kuning yang hidup bersama peliharaannya, Gary, seekor siput laut yang berprilaku sebagai kucing. Spongebob tinggal bertetangga dengan sahabatnya Patrick, seekor bintang laut dan tetangga yang selalu memusuhinya: Squidward, seekor gurita yang tidak senang bersosialisasi, memiliki sifat penggerutu, dan hobi bermain Klarinet. Spongebob bekerja di sebuah restoran cepat saji milik tuan Crab, Krusty Krab yang menjual penganan paling diminati selautan yakni Krabby Patty yang seperti burger. (wikipedia)&lt;/blockquote&gt;Terlepas dari soal homo, trans atau heteroseksual yang diperdebatkan oleh banyak orang (simak ulasannya di hidayatullah.com), saya melihat tokoh Spongebob tetap menarik disimak. Spongebob merefelksikan sebuah sikap yang jarang kita,orang dewasa, punyai, bahkan tidak sama sekali. Sikap polos, enerjik, optimis, selalu ceria, setia kawan, loyal, bekerja tanpa pamrih dan memiliki prasangka baik terhadap siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak dari kita yang mengartikan bahwa sikap polos merupakan sebuah kekurangan. Kita, para orang dewasa banyak terjebak dalam sebuah kebohongan hidup. Kita lebih sering menutupi muka kita dengan sebuah topeng, daripada menampakkannya apa adanya bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat seorang teman, sebut saja Dedy. Dengan penuh bangganya dia selalu menceritakan tentang orang tuanya, yang menurutnya, mempunyai kapal angkutan. Akhirnya, seorang teman terkecoh untuk mengikutinya bermain ke rumah dan menyebrang pulau. Alangkah kagetnya teman kita ini ketika mendapati rumah Dedy tidak sebanding dengan apa yang selalu ia dengar. Berada di plosok perkampungan dan tidak ada saluran telfon. Ternyata ayah Dedy hanya seorang kuli angkut di kapal yang selalu ia ceritakan. Apa salahnya Dedy mengatakan bahwa ayahnya hanya seorang kuli kapal dan tinggal di kampung? Prestige, biar dipandang orang, mencari sensasi atau entah apa memang sering membutakan kita. Saya yakin sebenarnya batin Dedy tersiksa dengan segala kebohongan ini, namun sekali lagi gara-gara prestige perasaan itu terpaksa dinafikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang, kita perlu berkaca pada sifat polos anak kita. Lihatlah betapa bahagianya ia ketika baru saja kita belikan baju baru, yang mungkin harganya hanya Rp. 15.000,-. Pertama yang bisa kita lihat bahwa baju yang baru saja kita belikan untuknya tidak berharga mahal, tetapi dia tidak peduli. Yang dia tahu, bajunya baru!. Berneda dengan kita, orang dewasa, yang kadang aspek harga, brand, gengsi, yang menentukan keputusan dibelinya sebuah barang. Sehingga sifat sombong, boros, dan egois lebih melekat pada kita. Kedua, didalam sifat polos anak-anak ternyata terkandung rasa syukur yang tinggi, walaupun barangkali belum nampak dalam kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa syukur yang ada pada anak kita, mungkin hanya terekspresikan sebatas kegembiraan saja. Namun rasa ‘syukur’ yang kita alami semestinya berkembang menjadi sebuah kekuatan untuk memaksimalkan seluruh potensi pemberian Tuhan dalam diri kita. Bukankan kita diciptakan dengan benar-benar kesempurnaan? Asy-syukru bil-lisaan, asy-syukru bil-qolbi wasy-syukru bil-jawaarih, marilah kita bersyukur dengan lisan, bersukur dengan hati dan bersyukur dengan perbuatan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-679619962262963061?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/679619962262963061/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=679619962262963061' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/679619962262963061'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/679619962262963061'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/antara-spongebob-aku-dan-anakku.html' title='Antara Spongebob, Aku dan Anakku'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz41L0HK9I/AAAAAAAAASw/4Y6OjnGlgrI/s72-c/spongebob-300x200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-180615846181798420</id><published>2009-03-09T21:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T19:39:48.243-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><title type='text'>Danau Siombak; let's cross the country!</title><content type='html'>Banyak yang tidak tahu kalau di Sumatera Utara ternyata terdapat sebuah danau lagi selain danau Toba. Danau tersebut bernama Siombak Indah yang terletak di Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, berjarak sekitar 18 km sebelah utara dari pusat Kota Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Danau ini tidak secara alami terbentuk, melainkan sebuah danau buatan yang pada mulanya merupakan daerah rawa-rawa. Danau buatan ini mempunyai sejarah tersendiri, yakni sekitar tahun 1980, tanah di rawa-rawa itu dikeruk untuk menimbun pembuatan jalan tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) sepanjang 34 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah yang dikeruk dari tanah milik masyarakat ini, kini menjadi sebuah danau yang memiliki luas sekitar 40 hektare dengan garis tengah 1.000 meter dan memiliki kedalaman 10 meter. Sebanyak 29 hektare dari luas danau itu merupakan areal perairan, sisanya areal daratan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Minggu kemarin, 08 Maret 2009 saya beserta keluarga menjadi full-timer acara Outing: cross country yang diadakan kantor untuk anak-anak. Rute perjalanan diawali dari Pasar II Marelan dan berakhir di danau Siombak. Track berhasil ditempuh selama dua jam, melewati perumahan penduduk, rawa dan tambak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Medan Marelan ternyata juga dipenuhi banyak masyarakat jawa keturunan yang biasa disebut Pujakesuma; putra Jawa kelahiran Sumatera seperti daerah-daerah Medan pinggiran lainnya. Ketika mencari rute dadakan dikarenakan ada sebuah jalan dalam rute awal dipakai untuk acara pesta pernikahan, saya bertanya kepada seorang nenek tua yang sedang duduk-duduk di depan rumahnya tentang keberadaan jalan alternatif. Saya bertanya dengan bahasa Indonesia dengan logat Batak saya yang agak lucu, namun sang nenek menjawab dengan bahasa Jawa halus. Haa!! Jadilah kami ngobrol &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngalor ngidul&lt;/span&gt; dengan bahasa nenek moyangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pada pukul 11.00 WIB, saya sampai di danau Siombak. Danau yang berada di ketinggian dua meter di atas permukaan laut ini, sebenarnya sangat potensial sebagai sebuah tempat tujuan wisata karena memiliki keindahan alam yang sekelilingnya ditumbuhi pohon nyiur hijau. Apalagi danau itu terletak di antara dua sungai, yaitu Sungai Deli yang bermuara di Bagan Deli, Belawan, dan Sungai Terjun yang bermuara di Kuala Deli, Belawan. Sayang, lagi-lagi, alam Indonesia tidak dikelola dengan tangan-tangan terampil yang professional. Pinggiran danau nampak kotor dengan sampah-sampah, tumpahan oil dari kapal boot menambah bau yang kurang sedap. Saya dengar kabar terakhir, seorang pengusaha asal Malaysia berkehendak berinvestasi di tempat ini. Hayo, apalagi yang hendak kita gadaikan???!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-180615846181798420?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/180615846181798420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=180615846181798420' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/180615846181798420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/180615846181798420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/danau-siombak-lets-cross-country.html' title='Danau Siombak; let&apos;s cross the country!'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-5560729618155242248</id><published>2009-03-06T21:42:00.000-08:00</published><updated>2009-05-14T22:16:03.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>Brand Image</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz6c4skBfI/AAAAAAAAAS4/kBtBtopX5Vo/s1600-h/compaq-presario-300x300.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz6c4skBfI/AAAAAAAAAS4/kBtBtopX5Vo/s200/compaq-presario-300x300.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335915032689772018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kehilangan laptop setahun yang lalu memang menjadi ujian terberat dalam hidupku. Laptop Compaq Presario X1000, yang aku beli dari seorang teman yang lagi sedang butuh duit, sudah aku anggap sebagai “istriku” yang kedua. This is the good deal, aku membelinya hanya dengan harga 4,5 juta pada tahun 2006. Ia telah menemaniku selama dua tahun. Tidak disangka, pada hari naas itu, ia lenyap dari atas meja kerjaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, seperti biasanya, aku tenteng si Compaq menuju kantor. Dikarenakan tidak ada pekerjaan yang berhubungan dengan data-data di laptopku, aku taruh saja ia disamping meja. Sekitar pukul 11.00 WIB, ada satu pertanyaan dari salah satu teman kantor yang mengharuskanku membuka si bongsor untuk mengorek beberapa data. Setelah selesai, tanpa ada rasa was-was, kutaruh saja dia diatas meja dalam keadaan tertutup tanpa terhubung dengan kabel apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah makan siang, aku harus pergi ke Bank Mega untuk mengambil dana trasferan dari Jakarta. Aku tidak menghiraukan lagi si Compaq, karena biasanya memang aku taruh di sana dan tidak pernah terjadi apa-apa, apalagi ada beberapa teman yang ada di kantor juga. Sepulang dari bank, alangkah terkejutnya aku melihat si Compaq raib entah ke mana. Aku konfirmasi ke beberapa teman, namun mereka hanya geleng kepala. Satpam aku panggil, namun ia tak memberikan informasi apa-apa. Segala usaha sudah aku lalukan, tapi Allah SWT mungkin mentaqdirkan demikian. Compaqku sayang di manakah dikau sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun sudah berlalu, aku sudah mulai terbiasa hidup tanpa menggunakan laptop. Aku menggunakan PC, baik untuk keperluan kantor maupun pribadi. PC merk HP Compaq Dx 2000 MT milik kantor ini aku add on dengan beberapa program aplikasi sesuai dengan selera. Namun tersedianya layanan wifi di komplek ku sejak beberapa minggu lalu menggelitik nafsuku untuk memiliki laptop baru, didukung dengan diadakannya pameran computer Fomikomtech -4 di Plaza Medan Fair pada tanggal 26 Pebruari sampai dengan tanggal 4 maret kemaren, yang kata temen ada diskon besar-besaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kunjunganku yang pertama pada hari Minggu, 1 Maret 2009, pilihanku tertuju pada Acer Aspire 4530. Selain karena semua fitur mutakhir mulai dari bluetooth, wifi dan webcam telah terpasang didalamnya, ia juga ber-VGA NVIDIA GeForce 9100M 256MB dan ber-storage 250 GB. Processor AMD Turion64 X2 yang dibenamkan di dalamnya tidak aku permasalahkan, aku pernah memakai AMD sebelumnya, meskipun rada bising kecepatannya hampir sama dengan produk Intel di kelasnya. Ia dibandrol 610 USD. Dikaranakan ada beberapa hal yang harus aku pertimbangkan mengenai budget, akhirnya kuurungkan niat membeli laptop pada hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pelajari beberapa brosur pameran yang sengaja aku bawa pulang, pilihanku bertambah antara Acer Aspire 4530, Dell Inspiron 1420 D892C/B32 dan Hp Compaq CQ40-108TU. Konsultasi dengan beberapa teman, ia sarankan untuk beli Toshiba, Dell atau Compaq, lagi trend katanya. Penilaian yang absurd memang, tapi setidaknya aku dapat beberapa masukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terakhir pameran, aku putuskan untuk mengunjunginya lagi. Berkali-kali aku mondar-mandir stand Acer, Dell dan Hp membandingkan ketiga type di atas. Istri tidak sabar menungguku, ia memutuskan untuk belanja di Matahari dan Carefour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihanku mulai berkurang setelah melihat casing pembalut Acer Aspire 4530 tidak terlalu mendukung kehandalan isinya. Ia terbuat dari bahan plastik kasar yang kusam dan tidak berkilau. Seperti laptop bekas. Dell menjadi incaranku selanjutnya. Namun sayang, aku tidak sreg dengan tampilannya yang gendut dan tembem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengajak musyawarah istri, kamipun memutuskan untuk mengambil Compaq Presario CQ40-108TU dengan harga Rp. 6.100.000,- setelah dipotong cashback Rp. 500.000,- printer Hp Deskjet D1550 dan flash disk 2 GB. Dengan pertimbangan BRAND IMAGE!! kalo handphone ya Nokia, kalo computer ya Hp, kalo elektronik ya Panasonic, kalo sepeda motor ya Honda dan kalo istri ya Mantingan!! hehehe… alasan yang ga ilmiah blasss!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-5560729618155242248?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/5560729618155242248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=5560729618155242248' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/5560729618155242248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/5560729618155242248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/05/brand-image.html' title='Brand Image'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/Sgz6c4skBfI/AAAAAAAAAS4/kBtBtopX5Vo/s72-c/compaq-presario-300x300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-822305345215334770</id><published>2009-02-27T07:09:00.000-08:00</published><updated>2009-02-27T07:14:04.630-08:00</updated><title type='text'>Sorry, pindah alamat...</title><content type='html'>Dengan alasan "mencari kepuasan", blog ini beserta beberapa kontennya saya pindahkan ke &lt;a href="http://www.hensba.co.cc"&gt;http://www.hensba.co.cc&lt;/a&gt;. Untuk sementara blog ini "mati suri" sampai ada ide untuk mengfungsikannya sebagai apa.. Buat temen-temen yang telah men -link blogroll nya ke blog ini, supaya dirubah ke alamat tersebut di atas. thanks folks!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-822305345215334770?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/822305345215334770/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=822305345215334770' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/822305345215334770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/822305345215334770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/sorry-pindah-alamat.html' title='Sorry, pindah alamat...'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-409981127784892878</id><published>2009-02-26T01:45:00.001-08:00</published><updated>2009-05-14T06:56:09.833-07:00</updated><title type='text'>Ponari menjadi caleg?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Kisah unik Po&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SgwizArA4GI/AAAAAAAAASo/ohnN3arWu1w/s1600-h/ponari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SgwizArA4GI/AAAAAAAAASo/ohnN3arWu1w/s200/ponari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335677918276280418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;nari dengan batu ajaibnya menjadi perhatian khalayak. Bukan hanya di kalangan warga yang mengantre karena ingin sembuh dari penyakitnya, yang katanya, sampai 2 kilometer. Tetapi, lebih dari itu Kak Seto dari Komnas Anak, Sosiolog Imam Prasojo, Bupati dan MUI Jombang, Kapolres dan berbagai kalangan lain memberikan "perhatian khusus" kepada sosok Ponari dan masalah yang ditimbulkannya. Berbekal batu, -yang katanya- ajaib, Ponari dianggap "anak bertuah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara orang bertuah, orang pintar, orang sakti, atau apalah orang menyebutnya dengan berbagai bidang kehidupan masyarakat memang sudah tidak asing lagi di Indonesia, demikian juga dengan dunia politik. Sesekali lihatlah rumah paranormal atau orang-orang–yang dianggap- bertuah lainnya akhir-akhir ini, berapa orang dari caleg (calon legislative) dan elit politik negri ini yang mendatanginya untuk &lt;em&gt;ngalap berkah, nyuwun pangestu atau apalah&lt;/em&gt;. Bahkan para calon biasanya tidak mengandalkan satu orang pintar saja. Dunia politik di Indonesia memang selalu seru, disamping ada perang simpatisan, perang baleho dan selebaran ternyata ada "perang ghaib" juga ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ponari mungkin tidak pernah berfikir bahwa pengaruh "pengobatannya" sangat dahsyat. Bahkan di internet sudah muncul lelucon iklan minuman isotonic berlabel &lt;a href="http://wijooyoo.blogspot.com/2009/02/ponari-sweat.html"&gt;PONARI SWEAT&lt;/a&gt;. Andaikan Ponari dewasa dan mencalegkan diri, tentu tidak usah kampanye dan pasang baliho atau poster di mana-mana. Dia mungkin &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;pasti&lt;/span&gt; akan terpilih. Tetapi, bukan tidak mungkin pula, sejumlah caleg sudah mengirimkan anak buahnya untuk meminta air celupan batu Ponari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kita harapkan, sebenarnya, dari caleg bukanlah seperti itu. Mereka harus melek melihat realitas fenomena Ponari. Obat dan rumah sakit mahal. Harga sembako melangit. Biaya sekolah mahal. Kehidupan semakin sulit. Pengangguran di mana-mana. Mencari pekerjaan susah. Para caleg &lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;se&lt;/span&gt;harus&lt;span style="text-decoration: line-through;"&gt;nya&lt;/span&gt; menjadi tumpuan harapan rakyat. Bukan Ponari :). (dari Acil dan berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-409981127784892878?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/409981127784892878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=409981127784892878' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/409981127784892878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/409981127784892878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/ponari-menjadi-caleg.html' title='Ponari menjadi caleg?'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SgwizArA4GI/AAAAAAAAASo/ohnN3arWu1w/s72-c/ponari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-3729009137863263363</id><published>2009-02-25T22:29:00.001-08:00</published><updated>2009-05-17T18:14:27.223-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biography'/><title type='text'>My (internet) story</title><content type='html'>Perkenalanku dengan dunia maya berawal dari disetujuinya proposal pemasangan internet connection oleh Kyai Syukri Zarkasyi di Darussalam Computer Center (DCC), laboratorium komputer  milik &lt;a href="http://www.gontor.ac.id/"&gt;Pondok Modern Darussalam Gontor&lt;/a&gt;. Saat itu, saya lupa persisnya sekitar tahun 2001 –an lah, DCC masih berada di Gedung Saudi I lantai II  mempunyai 60-an unit computer sumbangan dari Departemen Agama RI tahun 1999 dan Presiden RI, Ibu Megawati Soekarno Putri pada tahun 2001.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses instalasi dikerjakan oleh &lt;a href="http://irfandedy.web.id/"&gt;&lt;strong&gt;Irfan Dedy&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; (Ipenk), kewong dan Mail Kuyak (dua orang yang belakang, saya tidak tahu nama aslinya), tiga-tiganya adalah alumnus Gontor yang bergelut di bidang IT di Jakarta. Memakai ISP Telkomnet instan yang sering tulalit dan telat mikir dari pada ngeh –nya, dengan perangkat dan software ISS (Internet Sharing Server) untuk membagi koneksi ke 20 unit komputer yang ada. Perangkat ini akhirnya tidak terpakai -nganggur-, setelah adanya software pembagi koneksi Wingate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat email dan chatting dengan mIRC adalah hal pertama yang saya pelajari, mengasyikkan. Account email pertama saya berada di &lt;strong&gt;bolehmail.com&lt;/strong&gt; (sekarang sudah tidak aktif lagi), dengan user ID &lt;strong&gt;hensba&lt;/strong&gt;. User ID ini diberikan Kewong ketika mengajariku, singkatan dari &lt;strong&gt;hen&lt;/strong&gt;dri'&lt;strong&gt;s&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;b&lt;/strong&gt;ahrul &lt;strong&gt;a&lt;/strong&gt;lam, katanya. Sampai saat saya masih menggunakan account ini untuk beberapa hal, dan memodifikasinya untuk beberapa hal lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email perdana saya manfaatkan hanya untuk sign up requirement di beberapa situs saja, walhasil mengakibatkan mail box-ku penuh sesak dengan banyak bulkmail dan iklan yang nyasar. huh!. Akhirnya saya buat account lagi di &lt;a href="http://www.plasa.com/"&gt;&lt;strong&gt;plasa.com&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt; dengan alamat &lt;strong&gt;hens_21@plasa.com&lt;/strong&gt; yang saya gunakan untuk korespondensi dengan teman-teman yang berada di luar ma'had dan luar negri; khususnya teman-teman di Al-Azhar Cairo University Mesir, Hikam Muhtadi di Mekah dan Syahrul Murojab di Libya. Sampai saat ini account ini masih saya pakai untuk milis angkatan (&lt;em&gt;marhalah&lt;/em&gt;) &lt;a href="http://bluegeneration99.blogspot.com/"&gt;blue generation 699&lt;/a&gt;, beberapa teman masih aktif di sana namun banyak yang hilang entah kemana, beberapa hari yang lalu, dalam forum diskusi, saya usulkan untuk pindah ke facebook aza!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bonus atas instalasi jaringan dan internet di DCC, Irfan Dedi membuatkan sebuah website untuk Pondok Modern Darussalam Gontor dengan domain &lt;a href="http://www.gontor.or.id/"&gt;www.gontor.or.id&lt;/a&gt; dan pelatihan beberapa hari untuk manajemen website. Secara spesifik Ipenk menugasiku untuk memasukkan materi-materi situs dan uploading file. Sempat bergadang sehari semalam memasukkan materi-materi dari wardun yang saya copy dari Darussalam Press ke software frontpage. Walhasil, saya mengerti sedikit html dan ftp (&lt;em&gt;file transfer protocol&lt;/em&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kali saya beserta dengan Khoirul Umam (VOD 699, DP, DCC, Ketua DEMA, Sekretaris Pimpinan, IIU Malaysia, Kader di ISID) menghadap kepada P. Kyai mempromosikan sekaligus mengusulkan untuk dibentuknya sebuah tim khusus untuk manajemen website tersebut, namun tidak kunjung disetujui. Saya berfikir positif saja, mungkin belum saatnya, biasanya khan Kyai &lt;em&gt;weruh sak durungi winarah&lt;/em&gt;. Walhasil, website ini statis, tidak diupdate dalam kurun waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terus sibuk (baca: terlena) masuk ke dunia maya, sambil menjaga warnet, chatting, e-mailing, browsing, googling mencari bahan makalah dan lain sebagainya. Dengan pengetahuan seadanya, tahun 2001 saya menyusun modul Internet yang diterbitkan oleh Darussalam Computer Center untuk kalangan sendiri. (Modul lain yang pernah saya tulis, Modul Windows dan Microsoft Word diluncurkan pada tahun 2000 dan Modul Microsoft Excel pada tahun 2001). Dan beberapa kali memberikan pembekalan-pembekalan kepada para calon alumnus KMI tentang Internet dan peluang bisnisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas meninggalkan Kampung Damai, akhir tahun 2004, praktis saya tidak pernah bersentuhan dengan internet lagi, di Palu, Sulawesi Tengah selama 5 bulan ditambah 3 bulan lagi di kampung. Barulah ketika akhir tahun 2005, di Medan, pekerjaan menuntutku untuk online lagi, mengirim beberapa laporan ke Jakarta dan berkorespondensi dengan beberapa relasi. Beberapa kali ikut PTC (Pay To Click) namun tidak pernah me-redeem, beberapa kali diajak teman untuk sign up di situs sosial, namun enggan. Akhir tahun 2008, I go blog, istri mendorongku untuk mempunyai website, "biar hidup keluarga kita ada riwayat dan nilai historisnya" katanya, (wuik, kayak peninggalan sejarah aza). Saat ini, tahun 2009, ketika &lt;a href="http://www.facebook.com/"&gt;Facebook&lt;/a&gt; lagi booming, tak tertahankan lagi untuk selalu OL, menyapa teman-teman yang tidak pernah jumpa lebih dari 10 tahun, ditambah lagi dengan fasilitas kantor yang mendukung itu :).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-3729009137863263363?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/3729009137863263363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=3729009137863263363' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3729009137863263363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3729009137863263363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/my-internet-story.html' title='My (internet) story'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-5437457882256528242</id><published>2009-02-15T23:25:00.000-08:00</published><updated>2009-05-14T07:12:27.095-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><title type='text'>Sunday trip</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Danau toba&lt;/span&gt; merupakan  salah satu danau terbesar di dunia, dan yang terbesar dan terpopuler di Indonesia. Danau yang seperti lautan ini luasnya lebih kurang 100 km x 30 km. di tengah-tengah danau terdapat sebuah pulau, yaitu Samosir yang berada p&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ada ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:36.0pt;  mso-footer-margin:36.0pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;00.00&lt;/b&gt;: I am in&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;doubt, ini ketiga kalinya saya pergi ke danau Toba. Membosankan, duduk di atas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;jok mobil sela&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;a empat jam untuk melihat pemandangan yang mungkin masih sama dengan waktu kunjun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ku yang pertama dan kedua. Gunung, air, pasir dan para touris lokal dan sedikit mancanegara, nothing else.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;01.00&lt;/b&gt;: Finally, saya memutuskan untuk ikut, ketika rapat hari Selasa kemaren&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; saya terlanjur menyanggupi untuk menjadi ketua panitia, ditambah lagi dengan istri dan anak yang memang suka jalan-jalan. Berangkat dari Med&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;an dengan 3 armada, 2 bis sekolah ukuran 3/4 dan 1 buah L-300 yang kami sew&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;a. Untuk tahun ini memang anak-anak asuh kami yang berprestasi semakin banyak, entah karena motivasi diajak rekreasi atau karena miliu kampus yang semakin mendukung untuk belajar, atau soal-soal ujian mereka yang semakin mudah. Napped, pantat panas dan posisi duduk yang kurang nyaman. Really, I hate travelling...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;05.05&lt;/b&gt;: Sampai di kota &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Parapat&lt;/span&gt;, bbrrrrr..... dingin sekali, untungnya saya dan istri bawa jaket. Sholat Subuh di masjid raya, mungkin ini satu-satunya masjid di daerah mayoritas Kristen Batak ini. Memenuhi morning call as usual, mhmmmm... WC-nya lumayan bersih dan terawat, tidak seperti masjid raya di Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZtimxBa4aI/AAAAAAAAAFs/YsAU5suhJiw/s1600-h/Toba.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 231px; height: 172px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZtimxBa4aI/AAAAAAAAAFs/YsAU5suhJiw/s200/Toba.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303941404292735394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;06.30&lt;/span&gt;: Sampai di daerah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ajibata&lt;/span&gt;, kami berencana menyebrang ke pulau Samosir menggunakan kapal Fery sekaligus dengan mobil. Loket penyebrangan belum dibuka, menurut penduduk setempat loket baru dibuka pada pukul 08.00 WIB. Hah!, berarti kami harus menunggu selama 1,5 jam. Kami adakan rapat dadakan. Akhirnya dengan pertimbangan bahwa waktu penyebrangan Fery yang hanya ada 3 jam sekali yang dapat mengurangi keleluasaan rekreasi, kami beralih ke plan B.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;07.15&lt;/span&gt;: Sampai di Parapat kembali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, booking tempat dan mulai menyiapkan perapian untuk barbekyu. Mhmmm, ikan segar, bumbu-bumbu, sambal kecap dan kayu bakar memang sudah kami persiapkan sebelum berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;08.05&lt;/span&gt;: Lying down on the sand, menikmati indahnya pemandangan danau Toba. Air danau hari itu nampak pasang namun jernih. Kapal boat dan jet sky lalu lalang mengantarkan para wisatawan lokal mengakibatkan gelombang dan riak-riak kecil di atas &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;air&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;. Gunung-gunung dan kawasan perbukitan mengitari sisi-sisi danau, menambah nilai eksotis kawasan ini. Sayang, nampak dari kejauhan gunung-gunung mulai gundul dijarah manusia, mengakibatkan beberapa kali transportasi ke Toba tersendat longsor.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;10.10&lt;/span&gt;: Tidak tahan melihat an&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;k-anak yang sudah duluan berenang, akhirnya saya pun ikutan nyemplung ke air juga. Ternyata ai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;nya t&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;idak sedingin yang saya kira, saya mulai mempraktekkan gaya bebas yang dulu saya pernah pelajari di sungai kampungku. Mulai dari gaya batu (nyemplung langsung tenggelam) sampai gaya kepiting (merayap di tepian biar ga' klelep). Perut yang buncit memang telah membuatku tidak segesit dulu lagi, akhirnya saya menyewa ban dan berbaring di atasnya, hmmmm nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;11.15&lt;/span&gt;: Kapal motor yang telah dimodifikasi menjadi ala kapal pesiar yang kami sewa akhirnya datang, kami berencana menyebrang ke pulau Samosir. 45 menit kemudian kami sampai di Salah satu spot wisata yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tuk-Tuk&lt;/span&gt;. We found nothing, just bungalow, hotels and restaurans, Huh! We moved to other spot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZtgUR4K6DI/AAAAAAAAAFc/ynZu4IbRlYw/s1600-h/Tomok.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 245px; height: 184px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZtgUR4K6DI/AAAAAAAAAFc/ynZu4IbRlYw/s320/Tomok.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303938887671539762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;12.30&lt;/span&gt;: Sampai di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tomok&lt;/span&gt;, sebuah spot wisata sejarah dan budaya. Menyusuri gang sempit yang dipenuhi dengan lalu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; l&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;alan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;g wisatawan, diapit oleh lapak-lapak yang menawarkan berbagai macam souvenir; ka&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;s, kerajinan tangan, syal, lukisan dan lain sebagainya. Menuju ke makam raja Sidabutar dan patung sigale-gale. Untung bagi saya, saat itu pas diadakan pertunjukkan tari patung sigale-gale. Setelah 2 jam shopping, kami kembali ke Parapat lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;16.40&lt;/span&gt;: Setelah berenan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:9;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;g lagi, makan siang dan sholat Asyar kami kembali ke Medan. Puas, obyek wisata yang ditawarkan Danau Toba sebanding dengan kepenatan dalam perjalanan yang kami tempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Akomodasi untuk rom&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;bongan: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sewa mobil L-300 dari Medan Rp. 1.000.000,-&lt;br /&gt;Tiket masuk Parapat untuk 1 mobil Rp. 25.000,-&lt;br /&gt;Parkir mobil Rp. 15.000,-&lt;br /&gt;Sewa tempat Rp. 260.000,-&lt;br /&gt;Sewa kapal per orang Rp. 15.000,-&lt;br /&gt;Tiket tari Sigale-gale Rp. 60&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;.000,-&lt;br /&gt;Sewa ban Rp. 5.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Bagi yang shopping souvenir di Tomok, supaya ditawar dulu serendah-rendahnya sebelum memutuskan untuk membeli.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-5437457882256528242?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/5437457882256528242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=5437457882256528242' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/5437457882256528242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/5437457882256528242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/sunday-trip.html' title='Sunday trip'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZtimxBa4aI/AAAAAAAAAFs/YsAU5suhJiw/s72-c/Toba.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-7217089015293706154</id><published>2009-02-14T06:35:00.001-08:00</published><updated>2009-05-17T18:17:12.815-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>Stuck in trouble…</title><content type='html'>Praktis hari ini saya "ga ngapa-ngapain", terjebak dalam masalah wireless router yang diapa-apain tetep ngambek. Kemaren saya memutuskan untuk menambah satu perangkat jaringan lagi, agar laptop teman-teman kantor juga bisa ikutan online tanpa harus menarik kabel UTP yang merusak pemandangan. Pilihanku jatuh pada TP-LINK, murah dan sesuai dengan budget. Sebenarnya untuk urusan HUB, saya tidak pernah berpaling dari D-LINK, namun untuk kali ini ego dan idealismeku harus disesuaikan dengan kebutuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Men-setting router wireless memang benar-benar baru bagiku. Dengan dasar cara penyetingan modem ADSL –nya Speedy, saya ikuti lembaran user guide yang disertakan dalam bundle pack. Gagal, baik komputer maupun laptop tidak bisa connect ke internet. Eksperimen dan hipotesa pengkabelan pun saya lakukan, pasang sini copot situ, namun tetap gagal. Wah, waktunya harus "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;meguru&lt;/span&gt;" ke Mbah Google nikh. Beberapa blog saya temukan mengulas tentang cara penyetingan router wireless. Ternyata IP router harus dirubah biar tidak crash dengan IP modem, sedangkan koneksinya menggunakan IP Dynamic. Saya coba mempraktekkannya sama persis seperti yang telah dicantumkan teman tadi di dalam blognya. Sekali lagi gagal, jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB &lt;span style="font-style: italic;"&gt;and I am giving up&lt;/span&gt;. "Besok aza lah, manggil Bang Mukti, ilmu saya lum sampe' ke sana", saya bilang ke seorang teman yang masih berada di kantor sore itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-7217089015293706154?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/7217089015293706154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=7217089015293706154' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7217089015293706154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/7217089015293706154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/stuck-in-trouble.html' title='Stuck in trouble…'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-2492688178704847491</id><published>2009-02-11T01:38:00.000-08:00</published><updated>2009-05-14T07:15:45.261-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='metafisika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>Ponari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZKc2MeSZLI/AAAAAAAAAEo/c5qcrsxgIWY/s1600-h/ponari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 239px; height: 319px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZKc2MeSZLI/AAAAAAAAAEo/c5qcrsxgIWY/s400/ponari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301472166243624114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dunia mistis memang tidak pernah lekang oleh zaman. Dari zaman aminisme dinamisme sampai zaman laptop dan Facebook, dunia metafisika ini selalu digandrungi oleh banyak kalangan.&lt;br /&gt;Fenomena Ponari, dukun kecil asal Jombang, membuktikan bahwa masyarakat kita masih rendah pemahamannya terhadap kesehatan dan agama. Saya yakin bahwa adanya beberapa pasien yang sembuh di tangan Ponari bukanlah dikarenakan batu bertuah yang ia celupkan ke dalam air, namun faktor kebetulan saja (selain karena Allah tentunya). Secara ilmiah mungkin bisa dijawab bahwa sugesti masing-masing pasien akan kesembuhanlah yang sebenarnya berperan penting dalam proses kesembuhan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;"Awal bulan Januari lalu, saya pergi ke dokter spesialis THT dikarenakan ada &lt;i&gt;cutton bud&lt;/i&gt; yang nyangkut di dalam telinga kananku, (keasyikan korek-korek telinga sih). Setelah registrasi, saya  masuk ke dalam ruangan ditemani istri. Di sana sudah menunggu seorang "dokter" perempuan paruh baya yang langsung menangani keluhanku. Betapa kagetnya saya, ketika "dokter" tersebut menvonis bahwa kendang kedua telingaku sudah rusak. "selaput putihnya tinggal sedikit lagi ni bang" dia bilang dengan logat Bataknya yang sangat kental. "ini bisa mengakibatkan tuli, jangan berenang dan minum es lagi".&lt;br /&gt;Sebulan kemudian, kasus serupa terjadi lagi, kayaknya cutton bud kerasan untuk selalu mampir di telingaku. Saya pun mendatangi tempat praktek yang sama. Alangkah kagetnya saya setelah melihat sang dokter spesialis berubah menjadi laki-laki. Lho, yang "dokter"perempuan kemaren itu siapa???."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi agama, datang kepada seorang dukun jelas haram hukumnya. Karena hal tersebut dapat mengakibatkan berubahnya orientasi keimanan seseorang. Dan sekali lagi, peran para ulama dan tokoh masyarakat beserta instansi pemerintah terkait sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya fenomena menggelitik seperti ini lagi. Jangan sampai korban berjatuhan lebih banyak lagi yang akan mengakibatkan terjadinya tragedi Ponari menyusul tragedi pembagian zakat, tragedi pemekaran Protap dan tragedi-tragedi lainnya. Memang, Indonesia negara tragedi. *-*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-2492688178704847491?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/2492688178704847491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=2492688178704847491' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2492688178704847491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2492688178704847491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/ponari.html' title='Ponari'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZKc2MeSZLI/AAAAAAAAAEo/c5qcrsxgIWY/s72-c/ponari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-3902111629843757426</id><published>2009-02-10T19:38:00.001-08:00</published><updated>2009-02-14T06:44:21.078-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gontor'/><title type='text'>Chiko..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://suyuk.blogspot.com/2009/02/chiko_05.html"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 153px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZJJmTy3SLI/AAAAAAAAAEY/wJGY_ZcjNck/s400/comment.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301380633865963698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://suyuk.blogspot.com/2009/02/chiko_05.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-3902111629843757426?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/3902111629843757426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=3902111629843757426' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3902111629843757426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3902111629843757426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/chiko.html' title='Chiko..'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SZJJmTy3SLI/AAAAAAAAAEY/wJGY_ZcjNck/s72-c/comment.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-4972623965944201652</id><published>2009-02-10T07:23:00.001-08:00</published><updated>2009-05-17T18:23:28.238-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>HP, device for everyone</title><content type='html'>Dari beberapa barang elektronik, mobile cell, atau HP orang Indonesia banyak menyebutnya, menurut saya yang paling cepat perkembangan dan penyebarannya.Teknologi yang mulai digunakan pada tahun 1970 ini, diawali dengan penggunaan mikroprosesor untuk teknologi komunikasi. Dan pada tahun 1971, jaringan handphone pertama dibuka di Finlandia, jadi maklumlah kalau Nokia, produk HP asal negara ini, menjadi  &lt;i&gt;brand image&lt;/i&gt; saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat adegan lucu dalam film "TRANSFORMER", seorang Jendral "error" menyebutkan produk ini berasal dari Jepang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebaran teknologi ini berlangsung sangat cepat di Indonesia, terutama setelah tahun 2000. Hal ini dikarenakan dukungan infrastruktur yang memadai beserta kebutuhan manusia yang semakin besar akan sarana komunikasi bergerak ini. Namun pada awal tahun 2000 -an, HP masih menjadi barang mewah, terutama bagi saya yang notabenenya seorang mahasiswa yang tidak dapat kiriman sepeserpun dari rumah. Hanya beberapa mahasiswa berduit yang saya lihat menenteng barang mahal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal tahun 2002 akhirnya saya berhasil membeli Nokia 3310 second dari Fadli M. Bahmid, seorang teman asal Makasar dengan harga Rp. 900.000,-, setelah mengumpulkan &lt;i&gt;ihsan&lt;/i&gt; (uang kesejahteraan guru) selama 1 tahun. Saya isi dengan nomor SimPATI 08123449756 yang terbeli dengan harga Rp. 350.000. Mahal, untuk membeli sebuah HP "jangkrik" second beserta sim card saya harus merogoh kocek lumayan dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena mahasiswa ber-HP sebenarnya lucu kalau diingat-ingat. Benda elektronik bersuara "krik-krik-krik" ditenteng kesana-kemari hanya untuk miss call gangguin temen, main game snake yang bersuara tulit-tulit, sms itupun kalo perlu-perlu saja, &lt;i&gt;calling three seconds&lt;/i&gt; -an (menelfon dengan durasi 3 detik, trus dimatikan, katanya sih ga' ngurangin pulsa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah, jadi ingat Mulyadi Toyyib. Biasanya sehabis makan siang di dapur guru, kami nongkrong di depan gedung Asia. Di situ ada meja dan bangku panjang yang disiapkan untuk santri yang piket malam. Sambil ngobrol ngalor ngidul, menegur beberapa santri yang tidak memakai papan nama atau tidak memasukkan kemeja, dia, Multoy kami sering memanggilnya, bermain three second -an. Apakah sekarang ente jadi nikah sama yang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maklum, saat itu harga pulsa sangat mahal; untuk menelfon sebentar saja bisa 5 ribu berkurang pulsa kita, sms harganya Rp. 350 dan, ingat saat itu masih berlaku roaming nasional, belum ada sistem Rp 0,5 /detik apalagi free talk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat setuju sekali dengan YLKI yang kemaren menuntut beberapa provider penyedia layanan komunikasi untuk me-&lt;i&gt;refund&lt;/i&gt; dana eksploitasi konsumen selama bertahun-tahun. Masa', udara (frekwensi) milik Tuhan kok dijual mahal-mahal amat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, konsumen serasa dimanjakan dengan begitu banyak pilihan-pilihan yang menggiurkan. Dengan hanya Rp. 2.000,- kita bisa menelfon &lt;i&gt;sampe ndower "Mung mbayar rong ngewu, ngomong sak karepmu&lt;/i&gt;". HP pun juga sudah tidak lagi menjadi barang eksklusif, tukang es cendol keliling yang sering nonggok di depan kantorku HPnya pun sudah berMP3 "biar ga bosen bang, sambil keliling ndengerin ST 12" katanya. Apalagi sekarang telah hadir produk-produk China yang ikut meramaikan pasar komunikasi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm NOKIA mania:&lt;br /&gt;Nokia 3310(tahun 2002)&lt;br /&gt;Nokia 8250 (tahun 2003)&lt;br /&gt;Nokia 3100 (tahun 2004)&lt;br /&gt;Nokia 9300 (tahun 2005 - sekarang)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-4972623965944201652?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/4972623965944201652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=4972623965944201652' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/4972623965944201652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/4972623965944201652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/hp.html' title='HP, device for everyone'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-2786603869812428332</id><published>2009-02-07T01:15:00.001-08:00</published><updated>2009-02-10T17:20:22.675-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IT'/><title type='text'>WELCOME TO SPEEDY AGAIN!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SY1Rdz5E_QI/AAAAAAAAADA/qa46v9wO9As/s1600-h/speedy2.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 44px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SY1Rdz5E_QI/AAAAAAAAADA/qa46v9wO9As/s200/speedy2.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299981909072608514" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;Praktis kurang lebih 7 bulan, aku harus mondar-mandir warnet untuk kirim laporan dan on line just to say hallo pada temen-temen di "alam ghaib". Susah, warnetnya sekitar 5 km dari kantor, dah gitu ramenya naudzubillah, penuh dengan anak-anak ABG yang teriak-teriak dengan bahasa "Medan" yang sedang maen game online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikarenakan jaringan kabel TELKOM "dicabut". Mungkin TELKOM ngambek (dibaca: marah) karena sering hilangnya kabel yang dicuri orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Vandalisme memang sering terjadi di daerah kantorku, hampir setahun yang lalu laptop kesayanganku juga ikutan raib. Walhasil, Nomor telepon kantor dan speedy yang baru aku nikmati dua bulan diam membisu sejak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku coba cari beberapa alternatif koneksi. HSPDAnya IM2 Indosat coveragenya ga sampai ke daerahku, Broadband Nusa.net terlalu mahal biaya investasinya, karena harus bangun tower. Kemaren sempat pake Wimodenya Bakrie, untuk buka email saja sudah Rp. 2.000,- berkurang pulsanya, registrasi unlimited 1 hari, setelah di approve malah hilang koneksinya. Yo wis lah!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini Speedy-ku akhirnya kembali, beberapa hari yang lalu aku dapat nomor pindahan dari kantor tetangga, dia mau pindah. Meskipun bayar agak mahal, tapi it's okay. We say SUMUT (Semua Urusan Musti Uang Tunai), cing cay atau simbiosis mutualisme. Thanks ya Pak Mukty!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-2786603869812428332?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/2786603869812428332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=2786603869812428332' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2786603869812428332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2786603869812428332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2009/02/welcome-to-speedy-again.html' title='WELCOME TO SPEEDY AGAIN!!'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SY1Rdz5E_QI/AAAAAAAAADA/qa46v9wO9As/s72-c/speedy2.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-8443028125658630575</id><published>2008-12-25T02:04:00.001-08:00</published><updated>2009-05-29T01:13:57.046-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><title type='text'>HAPPY BIRTHDAY KAYSA!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNbCvQm-nI/AAAAAAAAACQ/PHlgCNrXCtg/s1600-h/Berdoa.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 242px; height: 182px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNbCvQm-nI/AAAAAAAAACQ/PHlgCNrXCtg/s320/Berdoa.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283666890439719538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak meriah, hanya dihadiri oleh Kaysa sekeluarga, 10 anak-anak yatim dan seorang tamu yang kebetulan mampir ke rumah. Namun di ulang tahun Kaysa yang ke 2 ini ada perasaan haru, senang dan gembira ketika melihat si Kecil kaysa telah tumbuh semakin pintar. Dia mengikuti prosesi ceremonial dengan bijak. Ketika acara berdoa, diapun juga menengadahkan tangannya. Mungkin dengan bahasanya dia juga berdoa kepada Allah SWT semoga kelak benar-benar menjadi anak yang sholeh yang didambakan oleh orang tuanya. Diapun juga yang meniup lilin dan membagi-bagikan kue tart kecil kepada para undangan. Asahlah jiwa sosial mu nak, semoga kelak engkau menjadi orang yang banyak berzakat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-8443028125658630575?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/8443028125658630575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=8443028125658630575' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/8443028125658630575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/8443028125658630575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/12/happy-birthday-kaysa.html' title='HAPPY BIRTHDAY KAYSA!'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNbCvQm-nI/AAAAAAAAACQ/PHlgCNrXCtg/s72-c/Berdoa.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-2214892449542378880</id><published>2008-12-25T00:52:00.000-08:00</published><updated>2009-05-14T07:27:30.949-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='work'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><title type='text'>ACEH, HERE WE COME!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNKRi-BGmI/AAAAAAAAACA/e3JAYZhQ-Vk/s1600-h/sabang.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 274px; height: 206px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNKRi-BGmI/AAAAAAAAACA/e3JAYZhQ-Vk/s320/sabang.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283648453140879970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Aneh memang, hampir empat tahun saya mengurus anak-anak korban Tsunami NAD di Rumah Anak Madani, namun belum sama sekali menginjakkan kakiku di tanah rencong tersebut. Mabuk perjalanan lah yang saya rasa menjadi alasan yang sangat tepat, selain kesibukan di belakang meja kantor tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdullah, kesempatan langka itu akhirnya tiba. Untuk menindaklanjuti bantuan operasional dari PEMDA NAD, saya harus hadir di kantor Gubernur bertemu dengan ibu Umi Salamah, Kepala Biro Keistimewaan Bagian Sosial yang kebetulan juga wali santri Gontor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1429 H, saya sekeluarga beserta Sholeh Nurdin sekeluarga berangkat k&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNOyLb0IcI/AAAAAAAAACI/ZroaN0HsQUs/s1600-h/masjid+raya.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 206px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNOyLb0IcI/AAAAAAAAACI/ZroaN0HsQUs/s320/masjid+raya.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283653411805602242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;e Banda Aceh "menunggang" mobil dinas bantuan dari PMI Pusat menembus gunung Seulawah. Menginap di Gontor X, bercengkrama dengan Ust. Nadirman Adam (sekarang almarhum) sekaligus buka puasa dan sahur bersama. Bahkan beliau sempat memanggangkan ikan buat kami, sungguh kenangan indah yang tak terlupakan bersama almarhum. God bless u Man!. Saefullah Tompla yang dulu sama-sama ngajar di Gontor ternyata juga ada di sana, jadilah reuni kecil-kecilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpose di depan Masjid Raya merupakan angan-anganku sejak kecil. Hasil sulaman ibukulah, yang sampai saat ini masih bergantung di rumahku, mengilhamiku. Di usiaku yang hampir kepala tiga, akhirnya aku bisa merealisasikan mimpi tersebut, meskipun harus kucing-kucingan dengan satpam masjid hehehe. Semoga mimpiku tentang Ka'bah juga segera terealisasi. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNdP4vmX1I/AAAAAAAAACY/fmkD298HtK4/s1600-h/bersama+sayyed.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 275px; height: 207px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNdP4vmX1I/AAAAAAAAACY/fmkD298HtK4/s320/bersama+sayyed.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5283669315347177298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak sah kayaknya kalau ke Banda tanpa singgah dulu di Sabang. Pulau terujung Nusantara ini menggelitikku untuk mengunjunginya. Apalagi di sana ada Sayyed Nazar, bisa dapat tunpangan gratis nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah naik kapal cepat sekitar 45 menit sampailah kami di pulau tersebut, Sayyed sudah menunggu kami di pelabuhan. Pulau kecil itu berhasil kami itari sekitar 2 jam. Sayangnya kami tidak sempat ke KM 0, karena waktu yang sangat sempit. Thaks Ya Yeedd@&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-2214892449542378880?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/2214892449542378880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=2214892449542378880' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2214892449542378880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/2214892449542378880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/12/aceh-here-we-come.html' title='ACEH, HERE WE COME!'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/SVNKRi-BGmI/AAAAAAAAACA/e3JAYZhQ-Vk/s72-c/sabang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-8961095411429470956</id><published>2008-07-28T02:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T09:15:21.904-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bussiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investment'/><title type='text'>MENDULANG MINYAK DARI ATAS TANAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLbCmwt-VI/AAAAAAAAAUU/oNfLWzsPKZ8/s1600-h/sawit.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLbCmwt-VI/AAAAAAAAAUU/oNfLWzsPKZ8/s200/sawit.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337569346198567250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kelangkaan energi pada beberapa tahun terakhir menyebabkan banyak kalangan di berbagai belahan dunia mencari solusi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Mulai dari biofuel yang telah dikembangkan di Barat sampai blue-energy di Indonesia yang belum jelas tehnologinya.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biofuel yang telah dikembangkan di negara-negara maju menyebabkan banyaknya permintaan pada bahan baku pembuatannya yaitu CPO yang dihasilkan oleh kelapa sawit. Tidak ayal lagi harga kelapa sawit semakin melambung dari kisaran harga Rp. 500 s/d Rp. 700 menjadi Rp. 1.500 s/d Rp. 2.000 per kilonya dan menurut analisa beberapa pakar ekonomi harga tersebut akan terus naik menjadi Rp. 5.000/kg pada tahun 2010.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Himpitan ekonomi yang dirasakan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia tidaklah dirasakan oleh para petani kelapa sawit. Dengan memiliki lahan 1 kavling (2 ha) saja, mereka sudah mendapatkan gaji bersih kurang lebih 2,5 juta tiap bulannya. Maka tidak heran banyak orang baik individu maupun perusahaan besar mulai melirik investasi di bidang ini.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi individu ada beberapa alternatif investasi pada kebun kelapa sawit:   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.      Dikelola sendiri &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;Sistem ini banyak dilakukan oleh petani-petani sawit yang memang berdomisili di daerah perkebunan. Mereka mengelola lahan mereka sendiri dengan bantuan para buruh tani yang ada di daerah mereka. Keuntungannya mereka dapat memantau kebun dan hasil panennya secara langsung, namun sistem ini tidak cocok untuk individu yang tinggal di perkotaan, di daerah bukan penghasil sawit atau individu yang telah mempunyai pekerjaan lain.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.      Dikelola oleh orang lain  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bagi individu yang tinggal di perkotaan, di daerah bukan penghasil sawit atau individu yang telah mempunyai pekerjaan lain, sistem inilah yang paling cocok. Namun ada beberapa hal dan catatan serta tahapan yang harus dicermati:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;  Anda harus mempunyai orang kepercayaan yang tinggal di daerah perkebunan sawit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah lahan kosong atau yang telah ada tanaman sawitnya dengan bantuan orang kepercayaan anda tadi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan membeli lahan yang bermasalah baik secara adat maupun tata hukum Negara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah perjanjian atau surat kontrak dengan orang kepercayaan anda tadi tentang mekanisme pengelolaan dan pembagian hasil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sering-seringlah menjenguk lahan anda untuk memantau perkembangan tanaman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keberhasilan investasi dengan sistem ini tergantung orang kepercayaan anda tadi, apakah dia benar-benar orang yang dapat dipercaya atau sebaliknya.               &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.      Dikelola oleh perusahaan (sistem plasma)  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tidak di semua daerah perkebunan sawit, sistem ini ada. Sistem ini banyak dijumpai di Sumatera bagian Selatan dan Kalimantan. Sistem plasma dilakukan dengan pengelolaan lahan masyarakat oleh suatu perusahaan plantation. Biasanya lahan didapat dari pembukaan hutan oleh perusahaan yang bekerja sama dengan pemda setempat, dengan syarat masyarakat sekitar plasma mendapatkan jatah 1 kavling (2 ha) per kepala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang bukan penduduk setempat tidak usah berkecil hati, anda dapat membeli jatah tersebut karena banyak dari masyarakat sekitar plasma yang membutuhkan dana cash dengan menjual jatah mereka, asalkan anda mempunyai orang kepercayaan di daerah tersebut untuk menerima gaji bulanan dari petugas KUD setempat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal dan catatan serta tahapan yang perlu dicermati di sistem ini antara lain: &lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pilihlah perusahaan yang bonafit semisal ASIAN Agri, HSL, Sampoerna Agro dan lain-lain karena ini sangat menentukan deviden yang akan anda dapat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah surat jual beli lahan yang sah dilengkapi dengan tanda tangan di atas materai, tanda tangan dan stempel kepala desa dan KUD setempat, dan tanda tangan saksi-saksi dari ahli waris penjual lahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anda akan mendapatkan deviden ketika tanaman sawit berumur sekitar 5 tahun atau setelah sawit telah melalui buah pasir. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ada beberapa perusahaan yang memberikan uang tunggu sekitar Rp. 100.000 s/d Rp. 200.000 tiap bulannya dalam masa penantian deviden tersebut.         &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang mempunyai modal sendiri anda boleh membeli lahan kosong atau yang sudah ada tanaman kelapa sawitnya, namun bagi anda yang mendapatkan dana dari pinjaman di bank disarankan anda membeli lahan yang telah ada tanaman sawitnya berusia awal produktif atau sekitar 5 s/d 8 tahun. Hal ini dikarenakan agar hasil panen yang anda dapat tiap bulannya dapat memenuhi cicilan anda di bank.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai informasi tambahan, harga lahan sawit usia awal produktif di Sumatera telah mencapai 50 jt s/d 75 jt per hektarnya tergantung usia dan tonase yang dihasilkan. Namun di Kalimantan masih relatif lebih murah, lahan sawit sistem plasma masih berkisar antara 20 jt s/d 100 jt per kavlingnya (2 ha) tergantung deviden yang dihasilkan.      Anda tertarik, apa salahnya untuk dicoba!?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-8961095411429470956?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/8961095411429470956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=8961095411429470956' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/8961095411429470956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/8961095411429470956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/07/mendulang-minyak-dari-atas-tanah.html' title='MENDULANG MINYAK DARI ATAS TANAH'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLbCmwt-VI/AAAAAAAAAUU/oNfLWzsPKZ8/s72-c/sawit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-4254606780025279553</id><published>2008-07-28T02:49:00.001-07:00</published><updated>2009-05-19T09:05:23.984-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bussiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='investment'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='work'/><title type='text'>SMART MANDIRI SERVICE (SMS)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLYcipbw-I/AAAAAAAAAUM/eKMq33cE860/s1600-h/Smart-Cleaner.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 188px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLYcipbw-I/AAAAAAAAAUM/eKMq33cE860/s200/Smart-Cleaner.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337566493235987426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://hensba.blogspot.com/2008/07/smart-mandiri-service-sms.html"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Smart Mandiri Service&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; merupakan perusahaan yang memproduksi pembersih keramik dan porselen kamar mandi dan toilet berlabelkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SMART CLEANER&lt;/span&gt;. Sementara, perusahaan yang berpusatkan di Surabaya ini masih mempunyai tiga daerah cakupan yang meliputi Surabaya dan sekitarnya, Medan dan Denpasar. Di tiga kawasan tersebut, SMS telah men-supply produknya di berbagai hotel ternama, rumah sakit dan perkantoran-perkantoran. Ini membuktikan bahwa produk yang dihasilkan produk ini tidak kalah bersaing dengan produk-produk sejenis yang telah beredar di pasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMART CLEANER merupakan formula pintar yang dapat menghilangkan segala jenis kerak air yang membandel dengan cepat dan mudah. Cukup dicampur dengan air secara proporsional kemudian dikuaskan ke permukaan keramik atau porselen yang berkerak, SMART CLEANER akan bekerja dengan sendirinya, dan keramik/porselen kamar mandi atau toilet anda dijamin akan seperti baru kembali. Selain efektif dan efisien, SMART CLEANER juga tidak membahayakan tangan dan tidak merusak warna dan lis keramik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang berminat untuk memakai produk kami, menjadi reseller di Surabaya, Medan dan Denpasar  atau menjadi distributor di wilayah lain, kami memberikan beberapa paket:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1.         Paket Promo  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Survey lokasi dan demonstrasi formula ……………………. GRATIS     &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2.         Paket Produk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;SMART CLEANER kemasan 1 liter …………………………. Rp. 50.000,-  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;SMART CLEANER kemasan 5 liter …………………………. Rp. 250.000,-  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;* Harga untuk kawasan medan dan sekitarnya.&lt;br /&gt;* Gratis SMART CLEANER 1 liter dan 2 buah kuas untuk pembelian 10 liter paket produk&lt;br /&gt;* Gratis biaya pengiriman untuk kawasan Medan dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3.         Paket Reseller  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk paket ini kami memberikan harga khusus, dengan diskon 40% dari harga asli dengan minimal pengambilan 10 liter tiap bulannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4.         Paket Invenstasi dan distributor &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk paket ini kami akan memberikan rahasia peracikan formula yang meliputi; nama-nama bahan baku, sample bahan baku, resep peracikan, metode peracikan dan pelatihan (bergaransi) ……...…….  Rp. 10.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk informasi lebih lanjut hubungi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SMART MANDIRI SERVICE&lt;/span&gt; distributor Medan (061) 77763778&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-4254606780025279553?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/4254606780025279553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=4254606780025279553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/4254606780025279553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/4254606780025279553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/07/smart-mandiri-service-sms.html' title='SMART MANDIRI SERVICE (SMS)'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLYcipbw-I/AAAAAAAAAUM/eKMq33cE860/s72-c/Smart-Cleaner.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-1996365857484120890</id><published>2008-07-18T01:14:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T08:50:43.611-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='work'/><title type='text'>RUMAH ANAK MADANI (me 'n works)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLVKMmT9UI/AAAAAAAAAUE/z7t4gEIgbQc/s1600-h/anak_tsunami.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLVKMmT9UI/AAAAAAAAAUE/z7t4gEIgbQc/s200/anak_tsunami.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337562879544784194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.ram.or.id"&gt;Rumah Anak Madani&lt;/a&gt; yang disingkat RAM merupakan lembaga pendidikan sosial yang membina anak-anak korban bencana alam, yatim piatu dan fakir miskin di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara.            Kampus yang beralamatkan di Jl. Veteran Pasar VII Ds. Manunggal Kec. Labuhan Deli Kab. Deli Serdang Sumatera Utara ini bukan hanya tempat untuk menampung saja tetapi juga sebagai pusat unggulan dimana anak-anak yang diterima melalui seleksi yang ketat, baik fisik, non-fisik, serta IQ, dididik di sekolah unggulan dan mendapat pelajaran tambahan diantaranya mengenai agama, disiplin, budi pekerti sehingga pada saatnya nanti mereka akan kembali ke daerahnya masing-masing sebagai agen perubahan (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;agent of change&lt;/span&gt;)  menuju masyarakat yang madani (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;civilized society&lt;/span&gt;).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-1996365857484120890?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/1996365857484120890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=1996365857484120890' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/1996365857484120890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/1996365857484120890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/07/rumah-anak-madani-me-n-works.html' title='RUMAH ANAK MADANI (me &apos;n works)'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLVKMmT9UI/AAAAAAAAAUE/z7t4gEIgbQc/s72-c/anak_tsunami.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-3383296496486475949</id><published>2008-07-16T03:06:00.000-07:00</published><updated>2009-05-19T08:48:06.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biography'/><title type='text'>OUR SWEETHEART</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLUj5TGXTI/AAAAAAAAAT8/iUyAzFO0p44/s1600-h/kaysa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLUj5TGXTI/AAAAAAAAAT8/iUyAzFO0p44/s200/kaysa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337562221528898866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Namanya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TAHAFFA KAYSA AL-HAQQONY BAHRUL ALAM&lt;/span&gt;, lahir di Kediri, 25 September 2006 dengan berat 3,8 ons. Kelahirannya membutuhkan perjuangan yang sangat berat, 18 jam sebelum kelahirannya sang ayah masih berada di kota Medan Sumatera Utara. Pukul 15.00 WIB sang ibu dibawa ke bidan karena telah mengalami kontraksi. Ayahnya tiba di kediri selepas isya', dan langsung menuju rumah bidan, namun Kaysa belum mau keluar juga. Setelah mengalami kontraksi yang memakan waktu yang sangat lama, akhirnya Kaysa pun lahir dengan normal dan selamat tepat pukul 00.00 WIB. Kelahirannya disambut gembira oleh semua keluarga beserta lantunan adzan dan iqomah dari sang ayah tercintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Kaysa telah berumur 21 bulan, dan bersekolah di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)&lt;/span&gt; di Pondok Pesantren Arraudhatul Hasanah Medan. Semoga menjadi anak yang sholeh berbakti kepada kedua orang tua dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan orang tuanya, Kaysa dapat melanjutkan pendidikannya di luar negri setelah menamatkan jenjang KMI di Pondok Modern Gontor. Semoga menjadi kenyataan. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-3383296496486475949?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/3383296496486475949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=3383296496486475949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3383296496486475949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/3383296496486475949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/07/our-sweetheart.html' title='OUR SWEETHEART'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vJsaHH4v8vQ/ShLUj5TGXTI/AAAAAAAAAT8/iUyAzFO0p44/s72-c/kaysa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1199382038429163748.post-900484483962023484</id><published>2008-07-16T02:30:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T01:14:45.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biography'/><title type='text'>Here We Are!</title><content type='html'>Dengan dorongan kuat dari istri tercinta, Yuyun Winarti akhirnya pada tanggal 15 Juli 2008, bertepatan dengan ulang tahunku yang ke 29 BLOG keluarga ini resmi kami launching di sebuah warung internet (warnet)  di sebelah selatan kota Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada acara ceremonial resmi, hanya disusul dengan acara makan malam bersama anak pertama kami Tahaffa Kaysa Al-Haqqony BA (21 bulan) di sebuah rumah makan khas Jawa Timur "Suroboyo" dengan menu andalannya Ayam dan cumi goreng beserta sambal trasi dengan lalapan daun kemangi, kol dan terung goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai sarana  silaturrahmi keluarga  kami, Blog ini mudah-mudahan juga sebagai media silaturrahmi teman-teman dari Pondok Modern Darussalam Gontor terutama yang selama ini lost contact dengan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here we are and please welcome di Blog kami&lt;br /&gt;Hendri Bahrul Alam(0852 350 40 214)&lt;br /&gt;Yuyun Winarti(081 397 183 993)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1199382038429163748-900484483962023484?l=hensba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hensba.blogspot.com/feeds/900484483962023484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1199382038429163748&amp;postID=900484483962023484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/900484483962023484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1199382038429163748/posts/default/900484483962023484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hensba.blogspot.com/2008/07/here-i-am.html' title='Here We Are!'/><author><name>Hendri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10346103001511069143</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_vJsaHH4v8vQ/SH2-R8oAQnI/AAAAAAAAAAg/A8WI5cL1p_A/S220/Hendri.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
